Program Studi D3 Komunikasi Terapan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) transformasi Program Studi Sarjana Terapan Produksi Media Digital pada tanggal 13 Februari 2025 yang bertempat di Meeting Room, CR.3, UNS Tower. FGD ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan program studi Sarjana Terapan Produksi Media Digital sebagai tren kemajuan di bidang industri dan era digital serta untuk memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs) nomor (04) Pendidikan Berkualitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Mohammad Amin, M.Sn., M.A. selaku Direktur Industri Kreatif, Musik, Film, dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia; Muhammad Hafidullah, selaku Senior Business Advisor, RWE Digital Agency; Imam Priyono, selaku Senior Journalist and Communication Expert; Dr. apt. Heru Sasongko, S.Farm., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian Sekolah Vokasi UNS; Dr. Joko Suranto, S.Sn., M.Hum. selaku Ketua Program Studi D3 Komunikasi Terapan; Jajaran Dosen Pengampu Program Studi D3 Komunikasi Terapan; Jajaran Perwakilan Mitra Kerjasama; dan Perwakilan Mahasiswa D3 Komunikasi Terapan.
Kegiatan dibuka dengan sesi pemaparan pertama bertemakan “Proyeksi, Regulasi, dan Fasilitasi Industri Kreatif Nasional di Era Kontemporer” yang disampaikan oleh Dr. Mohammad Amin, M.Sn., M.A. Direktur Industri Kreatif, Musik, Film, dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia selaku narasumber membahas tentang proyeksi dan regulasi industri kreatif di era kontemporer.
Muhammad Hafidullah, Senior Business Advisor, RWE Digital Agency selaku narasumber pada sesi pemaparan kedua dengan tema “Kolaborasi dan Implikasi AI, AR, dan VR pada Profesi Komunikasi di Era Digital” membahas tentang kolaborasi dan dampak teknologi Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), dan Virtual Reality (VR) terhadap profesi komunikasi di era digital.
Bapak Imam Priyono, Senior Journalist and Communication Expert selaku narasumber pada sesi pemaparan ketiga dengan tema “Transformasi Pers dan Manajemen Media di Era Kontemporer” membahas mengenai perubahan dan tantangan dalam dunia pers serta manajemen media di era digital.
Setelah sesi pemaparan materi oleh ketiga narasumber tersebut selesai, kegiatan dilanjutkan pada sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membahas 2 topik berbeda. Topik pertama dengan tema “Relevansi Kurikulum dengan Era Komunikasi Digital” membahas mengenai penyesuaian kurikulum dengan perkembangan industri komunikasi digital. Topik kedua dengan tema “Identifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) Berorientasi Ilmu Pengetahuan dan Kompetensi Teknis Terpadu” membahas mengenai kompetensi yang diperlukan di era digital dan cara membangun SDM di dunia industri.
Dr. Joko Suranto, S.Sn., M.Hum. Ketua Program Studi D3 Komunikasi Terapan menyampaikan tujuan dan harapannya setelah pemaparan materi dan Focus Group Discussion (FGD) berlangsung. “Tujuan FGD ini adalah untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya paham pada aspek teori di perkuliahan saja, tetapi juga mendapat pengalaman di lapangan industri yang baru. Kami berharap mahasiswa dapat melahirkan pengetahuan baru berbasis komunikasi.”