Program Studi D3 Teknik Informatika Sekolah Vokasi UNS menyelenggarakan pengenalan teknologi informasi sebagai medis pembelajaran bagi anak-anak usia dini. Program Studi ini menyelenggarakan pelatihan penggunaan teknologi 4.0 yang diikuti oleh 60 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Colomadu, akhir Agustus silam.

“Pandemi yang terjadi saat ini menuntut semua pelaku pendidikan untuk memanfaatkan teknologi sehingga tetap bisa saling terhubung. Guru harus tetap melakukan transfer knowledge kepada anak didik sehingga pembelajaran tetap dapat dilakukan,” ungkap Fendi Aji Purnomo, staf pengajar Program Studi D3 Teknik Informatika.

Salah satu dosen D3 Teknik Informatika SV sedang memperkenalkan teknologi pembelajaran kepada guru PAUD dan TK di Colomadu.

Sementara itu, Hartatik, Kaprodi D3 Teknik Informatika Sekolah Vokasi menambahkan, “Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh peran serta guru, peserta didik, dan materi yang dikemas dengan baik. Pengemasan materi yang disusun dengan baik dan memberikan illustrasi pembelajaran merupakan salah satu solusi supaya transfer knowledge tetap berlangsung”.

Turut hadir pada kegiatan itu adalah Pengawas Korwil IGTK Kecamatan Colomadu Masruri dan Endang Darni, Pengawas Korwil PAUD Kec.amatan Colomadu Tutik Sulistyaningsih dan Mulyono.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan guru-guru dalam penguasaan Teknologi Informasi,” kata Masruri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian pada Masyarakat Prodi D3 Teknik Informatika, yang diselenggarakan bersama Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) dan PAUD Kecamatan Colomadu.

Materi yang disampaikan meliputi optimalisasi media presentasi dalam video pembelajaran dan publikasnya ke YouTube, serta penggunaan alat konferensi seperti zoom dan google meet dalam pembelajaran daring.

Tidak hanya dosen; mahasiswa D3 TI Sekolah Vokasi UNS juga turut serta mengenalkan teknologi 4.0 kepada guru PAUD dan TK di Colomadu.

“Kami menyediakan forum diskusi melalui grup WA bagi para peserta, agar mereka terus dapat saling berbagi,” tambah Hartatik.
Pelatihan diakhiri dengan penyerahan media pembelajaran 4.0 untuk anak dengan teknologi Augmented Reality AR HALOKIDS dan aplikasi Edi game karya dosen dan mahasiswa D3 Teknik Informatika, yang diterima oleh Wiwik, Ketua K3TK Kecamatan Colomadu. AR HALOKIDS merupakan alat peraga untuk pembelajaran topik profesi, kebutuhanku, alat musik, dan buah dan sayur. (Fen)